Kamis, 07 Oktober 2010

lanjutan resume

BAB 4
KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT

A.Pengantar
Dua orang antropolog terkemuka yaitu Melville J.Herkovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahw acultural determinism berarti segala sesuatu yang terdapat didalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat tesebut.kata kebudayaan berasal darii bahasa sansekerta budhayah merupakan bentuk jamak dari budhi yang berartiudi atau akal.menurutE.B Taylor kebudayaan adalah “kompleks ayang mencakup pengetahuan,kepercayaan,kesenian,moral,hokum,adat istiadat,dan lain kemempuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan manusaia sebagai anggota masyarakat”.
B.Unsur-unsur Kebudayaan
Menurut Melville J.Herkovits unsure-unsur kebudayaan antara lain:
1.alat-alat tknologis
2.sistem ekonomi
3.keluarga
4.kekuasaan politik
Sedangkan menurut Bronislaw Malinowski unsure-unsur kebudayaan antara lain:
1.sistem norma yang memungkinkan adanya kerjasama antara para anggota
2.organisasi ekonomi
3.alat-alat dan lembaga pendidikan
4.organisasi kekuatan
Tujuh unsure kebudayaan yang dianggap sebagai ultural universal:
a.peralatan dan perlengkapan hidup
b.mata pencaharian dan system ekonomi
c.bahasa
d.kesenian
e.sistem pengetahuan
f.religi
g.sistem kepercayaan

C.Fungsi Kebudayaan bagi Masyarakat
Hasil karya masyarakat melahirkan teknologi atau kebudayaan kebendaan yang mempunyai kegunaaan utama didalam melindungi masyarakat terhadap lingkungan didalamnya.tuju unsure teknologi:
1.alat-alat produktif
2.senjata
3.wadah
4.makanan dan minuman
5.pakaian dan perhiasan
6.tempat berlindung dan perumahan
7.alat-alat transport


Unsure-unsur normative yang bagian dari kebudayaan:
a.unsur-unsur yang menyangkut penilaian
b.unsur-unsur yang berhubungan dengan apa yang seharusnya
c.unsur-unsur yang menyangkut kepercayaan

D.Sifat Hakikat Kebudayaan
Sifat dan hakikat kebudayaan antara lain:
1.kebudayaan terwujud dan tersalurkan lewat manusia
2.kebudayaan lahir terlebih dahulu sebelum lahirnya suatu generasi dan tidak mati dengan matinya generasi tersebut.
3.kebudayaan diperlukan manusia
4.kebudayaan berisikan aturan,tindakan,yang diterima dan ditolak

E.Kepribadian dan Kebudayaan
Tipe-tipe kebudayaan khusus yang mempengaruhi kehidupan:
1.kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar factor kedaerahan
2.cara hidup didesa dan kota yang berbeda
3.kebudayaan khusus kelas social
4.kebudayaan khusus atas dasar agama
5.kebudayaan berdasarka profesi

F.Gerak Kebudayaan
Beberapa masalah yang menyangkut akulturasi:
1.unsur-unsur kebudayaan asing manakah yang mudah diteima
2. unsur-unsur kebudayaan asing manakah yang sulit diterima
3.individu-individu mana yang cepat menerima unsure baru
4.ketegangan apakah yang muncul akibat akulturasi

1. Unsure-unsur kebudayaan yang mudah diterima:
a.unsur kebudayaan kebendaan
b.unsur-unsur yang membawa manfaat besar
c.unsur yang mudah disesuaikan
2.unsur-unsur kebudayaan yang sulit diterima
a.unsur system kepercayaan
b.unsur yang dipelajari pada tahap pertama proses sosialisasi




















BAB 5
LEMBAGA KEMASYARAKATAN
A.Pengantar
Be;um ada kesepakatan mengenai istilah Indonesia yang tepat untuk social institution beberapa yang biasa digunakan adalah pranata social,bangunana social,lembaga kemasyarakatan
fungsi lembaga kemasyarakatan :
a.pedoman dalam bertingkah laku
b.menjaga keutuhan masyarakat
c.pedoman system pengendali social
ada empat pengertian norma
1.cara(usage)
2.kebiasaan(folkways)
3.tata kelakuan(ores)
4.adat istiadat(custom)
Proses yang tjadi dalam membentuk lembaga kemasyarakatan:
a.proses pelembagaan
b.norma-norma yang internalized

sifat system pengendali social:
1.preventif/positif
2.epresif/negative

Alat-alat pengendali social:
1.mempertebal keyakinan
2.memberikan penghargaan
3.mengembangkan rasa malu
4.menimbulkan rasa takut
5.menciptakan system hukum

Cirri-ciri umum lembaga kemasyarakatan menurut Gillin dan Gillin :
1.suatu organisasi pola-pola pemikiran dan tingkah laku
2.suatu tingkat kekekalan
3.mempunyai tujuan
4.mempunyai alat-alat perlengkapan
5.mempunyai lambing
6.mempunyai tradisi tertulis dan tak tertulis


Tipe-tipr lembaga kemasyarakatan :
a.dari sudut perkembangan :-crescive institution
-enacted institution
b.dari nilai-nilai yang diterima masyarakat :-basic institution
-subsidiary institution
c.dari sudut penyebaran :-general institution
-regulative institution
d.dari sudut fungsi :-operative institution
-restricted institution
Cara-cara mempelajari lembaga kemasyarakatan :
a.analisis historis
b.analisis komparatif
c.analisis hubungan lembaga kemasyaraktan
BAB 6
LAPISAN MASYARAKAT


Ada dua tipe lapisan social :
a.dapat tejadi dengan sendirinya
b.sengaja dibuat untuk kepentingan bersama

sifat system lapisan social dalam masyarakat:
a.tertutup
maksudnya tidak mungkin adanya perpindahan dari satu lapiasan ke lapisan social lain
b.terbuka
ada kemungkinan untuk pidah posisi dalam lapisan social

ukuran yang bias digunakan untuk menggolongkan masyarakat :
1.ukuran kekayaan
2.ukuran kekeuasaan
3.ukuran kehormatan
4.ukuran ilmu pegetahuan

Unsure-unsur baku dalam lapisan social:
a.kedudukan
ada beberapa kedudukan yang berkembang dalam masyarakat:
a.ascribed status ,diperoleh karena kelahiran
b.achieved status,adanya usaha untuk men

peranan harus mencakup hal-hal sebgai berikut:
1.peranan meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan posisi seseorang dalam masyarakat
2.merupakan suatu konsep prihal apa yang dapat dilakukan seseorang dalam masyarakat
3.perilaku individu yang penting bagi struktur social

Gerak social adalah gerak dalam struktur social yaitu pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok .

Gerak social dibagi menjadi dua,gerak social vertical dan gerak social horizontal,
Gerak social vertikal naik mempunyai arti naiknya individu yang mempunyai keudukan rendah ke yang lebih tinggi,atau data diartikan dengan pembentukkan individu baru yang di tempatkan lebih tinggi.
Gerak social vertical turun berarti turunnya drajat seseorang dalam lapisan masyarakat.

Perlunya system lapisan social dalam mayarakat
Lapisan social memecahkan pesoalan yang ada dalam masyarakat yaitu penempatan individu dalam tem[at-tempat yang tersedia dalam struktur social dan mendorongnya agar masyarakat melaksanakan kewajiban yang sesuai dengan kedudukan dan perannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar